Keunggulan kompetitif adalah konsep yang luas tentang bagaimana perusahaan akan bersaing, apa tujuan seharusnya, dan rencana serta kebijakan apa yang akan dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Melalui strategi persaingan perusahaan atas berbagai pesaing dalam beberapa ukuran seperti biaya, kualitas, atau kecepatan. Keunggulan kompetitif mengarah pada pengendalian pasar dan pada laba yang lebih besar dari rata-rata.

Sistem informasi strategis – SIS (Strategic Information System) adalah sistem yang membantu perusahhan mendapatkan keunggulan kompetitif melalui kontribusinya pada tujuan strategis persusahaan atau kemampuan untuk secara signifikan meningkatkan kinerja dan produktivitas. SIS dikarakterisasikan melalui kemampuannya untuk secara signifikan mengubah cara bisnis dilakukan, agar dapat memberi perusahaan keunggulan strategis. Sistem informasi apa pun yang mengubah tujuan, proses, produk, atau hubungan lingkungan untuk membantu persuahaan mendapat keunggulan kompetitif atau mengurangi kelemahan bersaing, di sebut sebagai sistem informasi strategis.

Model Tekanan Persaingan Porter
Kerangka kerja yang paling terkenal untuk menganalisis persaingan adalah model tekanan persaingan dari Michael Porter. Model ini digunakan untuk mengembangkan berbagai strategi bagi perusahaan agar dapat meningkatkan kemampuan bersaingannya. Model ini juga menunjukkan bagaimana TI dapat meningkatkan kemampuan bersaing perusahaan.

Kelima tekanan utama dan cara internet memengaruhinya dapat di generalisasikan sebagai berikut:
1. Ancaman masuknya pesaing baru
2. Daya tawar pemasok
3. Daya tawar pelanggan (pembeli)
4. Ancaman substitusi produk atau jasa

Dalam banyak cara lainnya, sistem berbasis web mengolah sifat persaingan dan bahkan struktur industri. Contohnya, penjual buku bernes & noble, perusahaan peralatan dan perkakas The Home Depot, serta perusahaan lainnya telah membuat divisi online independen, yang bersaing dengan induk perusahaannya yang memiliki toko fisik. Perusahaan yang memiliki operasi penjualan online dan offline disebut sebagai perusahaan ”clik-and-mortar” (klik dan semen, artinya secara online maupun melaliu toko tradisional) karena penggabungkan baik operasi ”brick-and-mortar” (toko tradisional) dengan e-commerce.

Terakhir, persaingan dipengaruhi oleh fakta bahwa biaya variabel produk digital hampir nol. Oleh karena itu, jika dapat menjual dalam jumlah besar, harga produk dapat begitu rendah sehingga dapat diberikan secara gratis.

Berbagai Strategi untuk keunggulan Kompetitif
Perusahaan secara terus menerus mencoba untuk mengembangkan strategi yang ditujukan untuk mencapai posisi menguntungkan dan berkelanjutan dalam menghadapi kelima tekanan Porter. Porter dan para ahli lainnya mengajukan berbagai strategi untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.
12 Strategi tersebut antara lain :
1. Strategi kepemimpinan biaya
2. Strategi diferensiasi
3. Strategi relung pasar (niche)
4. Strategi pertumbuhan
5. Strategi inovasi
6. Strategi aliansi
7. Strategi efektivitas operasional
8. Strategi orientasi pada pelanggan
9. Strategi waktu
10. Strategi halangan masuk
11. Strategi mengikat pelanggan atau pemasok
12. Strategi meningkatkan biaya beralih

0 komentar:

Poskan Komentar